Tampilan Website JNE Baru – Tampilan website memang akan membuat pengunjung semakin betah untuk berlama-lama di website Anda, apalagi dengan content yang sangat bagus dan mampu memberikan motivasi bagi pembacanya. Mendesain website juga tidak bisa kita anggap mudah, karena selain kita yang menilai tentunya ada pengunjung Anda yang banyak memberikan penilaian bagus tidaknya suatu tampilan websit. Jika Anda sudah merasa bagus dengan tampilan website Anda, belum tentu dimata pengunjung akan terlihat bagus begitupun sebaliknya. Oleh karena itu perlunya pertimbangan yang harus diperhatikan dalam mendesain sebuah web agar dapat tampil menarik dan baik dimata pengunjung.

Pertama-tama Anda harus mengetahui pilihan warna, style, font serta gambar yang sesuai dengan konsep perusahaan/toko online maupun website pribadi yang mencerminkan pribadi Anda, kemudian gaya penulisan, perlunya slider maupun banner dan jangan pernah lupakan fitur-fitur yang ada di website untuk tetap mendapatkan penilaian tersendiri, karena apa gunanya jika suatu website terlihat sangat bagus tetapi saat dibuka loadingnya lambat sekali, pasti akan membuat kita kesal. Semua itu merupakan hal personal yang tidak bisa dianggap mudah. Seperti kali ini saya akan membahas mengenai tampilan website jne baru terlihat lebih profesional.

Pada tanggal 11 Desember 2015, tampilan website JNE berubah total dari tampilan website lamanya, serta beberapa fitur yang dimiliki juga banyak yang berubah. Bisa Anda lihat perbandingan website jne lama dengan tampilan website baru dibawah ini:

Tampilan Website JNE Lama

Tampilan Website JNE Lama

Tampilan Website JNE Baru

Tampilan Website JNE Baru

Sudah sangat jelas perbedaan website lama JNE dengan tampilan website baru JNE yang lebih elegan dan profesional. Kemudian fitur-fitur apa saja yang juga berubah pada tampilan website baru JNE?

1. Cek Tarif

Tarif JNE terbaru

Untuk melakukan cek tarif, saya rasa sekarang lebih mudah dengan menggunakan CAPTCHA terbaru dengan memilih sebuah gambar yang diperintahkan oleh CAPTCHA, beda dengan yang dahulu kita disuruh menuliskan kode yang begitu kurang jelas.

2. Tracking Kiriman

Tracking JNE

Sama halnya dengan cek tarif, tracking kiriman juga harus menggunakan pilihan CAPTCHA yang mudah untuk dilakukan, akan tetapi perlu diperhatikan jika Anda menuliskan nomer resi, tulislah menggunakan huruf besar semua, karena jika Anda menuliskan beberapa nomer resi dengan huruf kecil pastinya tidak akan tersedia atau tidak ditemukan, beda dengan saat website lama dulu penulisan huruf kecil atau besar sama saja. Misal penulisan nomer resi yang salah “subm901419741615”, yang benar harus seperti ini “SUBM901419741615”. Saya juga kurang begitu tau mengenai alasan perbedaan penulisan huruf besar atau kecil, mungkin ada yang perlu diperbaiki dalam pengkodingannya.

3. Our Network (Tempat Kiriman JNE)

our network jne

Saya rasa ini merupakan fitur baru yang ditampilkan JNE di halaman home page, Anda dapat lebih mudah mencari alamat JNE terdekat yang ada di kota Anda dengan menuliskan nama kota.

4. Klik Kanan

Nah, ini keliatan simple atau biasa saja tetapi memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing individu tergantung penggunaannya, pada JNE lama tidak bisa digunakan untuk klik kanan sedangkan website baru dapat menggunakan klik kanan.

Mungkin beberapa fitur itu yang saya lihat memiliki perubahan secara detail, untuk lainnya sudah kelihatan lebih rapi, seperti mengatur page, artikel serta promo-promo yang diberikan, akan tetapi dari semua perubahan itu saya rasa masih ada kekurangannya, apa sajakah itu?

Hal yang kurang diperhatikan oleh JNE dalam perubahan tampilan website menurut saya pribadi:

1. Website masih terlihat lambat

Apalagi kalau dibuka pada waktu siang hari, mungkin ini saran saya yang pertama, kenapa? karena apa gunanya jika suatu website memiliki tampilan yang sangat bagus tetapi lambat ketika di akses, apalagi website seperti JNE yang pengunjungnya bisa jutaan orang untuk mengecek ongkos kirim maupun tracking kiriman, jika websitenya down otomatis akan kebingungan juga pelanggannya kecuali yang sudah punya data biaya kirim pribadi.

2. Slider yang memakan tempat

Slider ini yang bikin saya agak kebingungan, karena sebelumnya saya buka pertama kali ingin mengecek ongkos kirim tetapi tidak ada di halaman depan melainkan dibawah slider. Kita butuh untuk scroll ke bawah dahulu jika ingin mengecek ongkos kirim maupun tracking resi pengiriman, saran saya untuk slidernya dapat diperkecil sehingga saat kita membuka website JNE pertama kali dapat keliatan menu-menu itu karena itu merupakan tujuan pengunjung untuk mengecek ongkos kirim dan nomer resi bukan melihat slider yang terlalu besar atau berlebihan, mungkin slider juga yang dapat memperlambat saat kita buka website JNE pertama kali, buktinya ketika saya akses website JNE yang paling terakhir keluar yaitu slider padahal menu-menu yang lain sudah ditampilkan.

3. Website tidak responsive

Sayang sekali, tampilan website baru yang diluncurkan JNE belum responsive juga, padahal banyak sekali pengunjung JNE yang menggunakan gadget atau smartphone apalagi sekarang ini website responsive sangat digemari pengunjung maupun mesin pencari seperti Google. Mungkin nanti bisa dijadikan acuan buat JNE supaya websitenya bisa tampil responsive.

Saya kira cukup sekali untuk mengulas tampilan website JNE terbaru, mulai dari kelebihan fitur-fitur yang dimiliki serta kekurangan-kekurangan yang dibutuhkan pengunjung seperti saya ini dan siapa tau nanti website JNE dapat update lebih baik lagi dan yang pasti untuk memenuhi kebutuhan pelangganya, artikel ini mengulas tampilan website JNE pada tanggal 11 Desember 2015.