‘Spiegel Bar & Bistro’ Gaya Khas Eropa di Kota Lama Semarang

Beberapa hari di Semarang saya menyempatkan diri untuk mengunjungi kota lama Semarang. Tujuan utama hanya ingin jalan-jalan di kawasan kota tua, tetapi setelah parkir kendaraan arah mata saya tertuju pada satu bangunan yang terlihat megah seperti halnya di Eropa yakni Spiegel Bar & Bistro. Inginku langsung mengunjunginya, sebelum masuk ke dalam bangunan terlihat tulisan EST 1895 di eksterior bangunan yang berarti bangunan ini awalnya dibangun pada tahun 1895, seperti halnya di negara-negara Eropa, kita bisa tahu kapan bangunan itu dibangun karena selalu terukir di eksterior bangunan.

'Spiegel Bar & Bistro' Gaya Khas Eropa di Kota Lama Semarang

Setelah masuk ruangan, terlihat sangat luas sekali bangunan ini yang terdiri dari 2 lantai. Untuk lantai atas katanya sebagai tempat impala space yang merupakan tempat ruang kerja kolaborasi yang biasa dikenal dengan sebutan coworking space. Waktu itu mungkin sudah tutup ya karena saya melihat pada bagian atas gelap sekali. Sedangkan ruang utama full untuk bar & bistro yang mana pada bagian tengah-tengah ruang ditempatkan bar dengan beberapa bartender untuk meramu minuman khas bar ini.

'Spiegel Bar & Bistro' Gaya Khas Eropa di Kota Lama

Tak lama kemudian salah satu pegawainya menghampiri saya dengan membawakan menu makanan dan minuman, saya pun memesan satu cangkir cappucino. Sambil menunggu minuman jadi saya melihat ke segala sudut ruangan yang begitu indah. Terlihat juga ruangan dapur yang sangat rapi.

'Spiegel Bar & Bistro' Gaya Khas Eropa di Semarang

Dilihat dari sisi historisnya, dulu ketika pada waktu kolonial gedung ini merupakan sebuah toko serba ada (toserba) yang menjual berbagai macam peralatan rumah tangga, furniture dan lain sebagainya. Dan ada juga yang mengatakan, bahwa toko ini dulu sempat berfungsi sebagai restoran, galeri seni, kantor yang menjual berbagai alat musik. Tetapi setelah era kemerdekaan barulah gedung Spiegel ini beralih fungsi sebagai tempat penyimpanan alat-alat berat hingga kemudian hari terbengkalai, beruntung sekali yang mempunyai bangunan ini benar-benar mampu mengurusnya, dengan merenovasi tanpa mengubah nilai historisnya.

Baca :  Kedung Tumpang Tulungagung

'Spiegel Bar & Bistro' Gaya Eropa di Kota Lama Semarang

Pada tahun 1895, bangunan ini bernama N.V Winkel Maatschappij “H-Spiegel”, dibangun oleh pemiliknya Addler. Kemudian H.Spiegel merupakan manajer untuk mengurusi perusahaan ini. Lima tahun kemudian, Tuan H. Spiegel menjadi pemiliknya. Dan tahun 1908, perusahaan menjadi sebuah perusahaan terbatas. Sampai sesaat sebelum bangunan ini berubah menjadi Spiegel Bar & Bistro pada tanggal 8 Juni 2015. Spiegel sendiri yang berarti cermin.

'Spiegel Bar & Bistro' Khas Eropa di Kota Lama Semarang

Jadi tidak perlu jauh-jauh untuk mendapatkan nuansa khas Eropa, kalian bisa coba datang ke kota lama Semarang yang kini mulai dipenuhi dengan pilihan makanan yang semakin beragam. Dan merupakan salah satu landmark bersejarah di kota Semarang.