Cara Cek IMEI Google Pixel Original atau Tidak
Google Pixel menjadi salah satu HP Android yang cukup banyak dicari, terutama oleh pengguna yang suka kamera bagus, Android bersih, dan update software langsung dari Google. Meski begitu, membeli Google Pixel di Indonesia memang perlu lebih teliti.
Salah satu hal penting yang wajib dicek sebelum membeli adalah IMEI. Dengan mengecek IMEI, kamu bisa mengetahui apakah nomor identitas perangkat sesuai dengan unit, dus, sistem, dan status jaringan di Indonesia.
Tapi perlu dipahami dulu, cek IMEI tidak otomatis membuktikan Google Pixel original atau palsu 100%. IMEI lebih tepat digunakan untuk memastikan identitas perangkat, kecocokan unit, dan apakah HP tersebut bisa digunakan di jaringan seluler Indonesia.
Jadi, kalau kamu mau beli Google Pixel baru, second, ex inter, atau refurbish, artikel ini akan membahas cara cek IMEI Google Pixel original atau tidak dengan langkah yang mudah dipahami.
Apa Itu IMEI di Google Pixel?
IMEI adalah singkatan dari International Mobile Equipment Identity. Sederhananya, IMEI adalah nomor identitas unik yang dimiliki perangkat seluler.
Pada Google Pixel, nomor IMEI biasanya terdiri dari 15 digit. Nomor ini bisa digunakan untuk mengidentifikasi perangkat, mengecek kecocokan unit, dan memastikan apakah perangkat bisa digunakan di jaringan operator.
Untuk HP dual SIM atau perangkat yang mendukung eSIM, biasanya ada lebih dari satu IMEI, misalnya IMEI 1 dan IMEI 2. Google sendiri menjelaskan bahwa nomor IMEI Pixel bisa ditemukan melalui dus, slot SIM, menu Settings, dan Google Find My Device.
Kenapa Harus Cek IMEI Google Pixel?
Cek IMEI Google Pixel penting karena beberapa alasan berikut:
Pertama, untuk memastikan IMEI di sistem HP sama dengan IMEI di dus atau SIM tray. Kalau berbeda, kamu perlu lebih waspada karena bisa saja dus tidak sesuai unit, HP pernah diganti mesin, atau ada riwayat servis tertentu.
Kedua, untuk memastikan Google Pixel bisa digunakan di jaringan Indonesia. Ini sangat penting karena banyak Google Pixel yang beredar di Indonesia merupakan unit impor atau ex inter.
Ketiga, untuk menghindari unit bermasalah. Misalnya unit refurbish, unit bekas bongkar, atau perangkat yang statusnya tidak jelas.
Kalau kamu ingin tahu lebih jauh soal risiko HP bekas atau refurbish, kamu juga bisa membaca artikel Cara Membedakan HP Refurbish dan Original.

Cara Melihat IMEI Google Pixel
Ada beberapa cara mudah untuk melihat IMEI di Google Pixel. Sebaiknya gunakan lebih dari satu cara agar hasilnya lebih meyakinkan.
1. Cek IMEI Google Pixel Lewat Kode Dial
Cara paling cepat adalah menggunakan kode dial.
Langkah-langkahnya:
- Buka aplikasi Phone atau Telepon.
- Ketik kode *#06#.
- Nomor IMEI akan muncul di layar.
- Catat IMEI 1 dan IMEI 2 jika tersedia.
Cara ini sangat praktis karena tidak perlu masuk ke menu pengaturan. Saat membeli Google Pixel second, kamu bisa langsung meminta penjual menunjukkan IMEI lewat kode ini.
2. Cek IMEI Lewat Pengaturan
Cara kedua adalah melalui menu Settings.
Langkah-langkahnya:
- Buka Settings.
- Pilih About phone.
- Cari bagian IMEI.
- Cocokkan nomor IMEI yang muncul.
Menurut panduan resmi Google, nomor IMEI Pixel memang bisa ditemukan melalui menu About phone di aplikasi Settings.
Cara ini cocok dilakukan untuk memastikan IMEI yang muncul dari sistem HP sama dengan yang muncul lewat kode dial.
3. Cek IMEI di Dus Google Pixel
Kalau Google Pixel masih lengkap dengan dus, cek juga label IMEI yang ada di box.
Biasanya informasi yang tertera meliputi:
- Model perangkat
- Warna
- Kapasitas memori
- Nomor serial
- IMEI
Pastikan IMEI di dus sama dengan IMEI di sistem HP. Kalau berbeda, bisa jadi dus tersebut bukan dus asli dari unit tersebut.
Namun, jangan langsung percaya hanya karena ada dus. Untuk Google Pixel second, dus bisa saja tidak sesuai dengan unit. Jadi tetap cocokkan dengan IMEI di sistem HP.
4. Cek IMEI di SIM Tray
Beberapa perangkat Pixel juga menampilkan informasi IMEI atau nomor identitas perangkat pada bagian SIM tray. Google juga menyebutkan SIM card tray sebagai salah satu tempat untuk menemukan nomor IMEI Pixel.
Kalau unit yang kamu beli masih menggunakan SIM fisik, kamu bisa keluarkan SIM tray dengan hati-hati lalu cek apakah ada informasi IMEI atau nomor identitas perangkat.
Namun, untuk beberapa model atau region tertentu, informasi ini bisa saja tidak terlalu mudah dibaca atau tidak tersedia secara lengkap.
5. Cek IMEI Lewat Hub Pencari Google
Kalau Google Pixel sudah login akun Google dan masih terhubung ke perangkat, IMEI juga bisa dicek lewat Hub Pencari Google. Google menjelaskan bahwa IMEI dapat dilihat melalui Hub Pencari Google dengan memilih perangkat lalu membuka ikon informasi.
Cara ini berguna kalau kamu ingin memastikan perangkat benar-benar terhubung dengan akun Google yang digunakan.
Namun, untuk transaksi HP bekas, pastikan akun Google lama sudah dihapus agar tidak terkena masalah FRP atau Factory Reset Protection.
Cara Cek IMEI Google Pixel Terdaftar atau Tidak di Indonesia
Selain mengecek IMEI dari perangkat, kamu juga perlu memastikan apakah IMEI Google Pixel bisa digunakan di jaringan Indonesia.
Untuk perangkat impor, registrasi IMEI dapat dilakukan melalui Bea Cukai sesuai ketentuan yang berlaku. Bea Cukai menjelaskan bahwa pendaftaran IMEI dilakukan dengan mengisi dan menyampaikan formulir permohonan registrasi IMEI secara elektronik kepada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
Artinya, kalau kamu membeli Google Pixel ex inter, pastikan status IMEI-nya jelas. Jangan hanya percaya klaim “IMEI aman” dari penjual tanpa melakukan pengecekan langsung, jadi kamu bisa cek di https://old.beacukai.go.id/websitenewV2/cek-imei.html
Biasanya, unit dengan IMEI bermasalah bisa mengalami kendala seperti:
- Tidak bisa menangkap sinyal operator.
- Sinyal muncul tetapi internet tidak jalan.
- Hanya bisa digunakan dengan WiFi.
- Kartu SIM tidak terbaca jaringan.
- Muncul tanda seru pada ikon sinyal.
Kalau kamu mengalami masalah sinyal di Google Pixel, kamu bisa membaca artikel Kenapa Sinyal Google Pixel Tanda Seru? Ini Penjelasannya.
Apakah IMEI Bisa Menentukan Google Pixel Original?
IMEI bisa membantu mengecek identitas perangkat, tetapi tidak bisa menjadi satu-satunya patokan untuk menentukan Google Pixel original atau tidak.
Sebuah Google Pixel bisa saja memiliki IMEI yang muncul di sistem, tetapi kondisi unitnya tetap perlu dicek lebih lanjut. Misalnya apakah pernah dibongkar, pernah ganti part, layar sudah diganti, baterai sudah drop, atau unit refurbish.
Jadi, untuk memastikan Google Pixel original, kamu perlu mengecek beberapa hal sekaligus.
Ciri-Ciri Google Pixel Original yang Perlu Dicek
1. IMEI Sistem Sama dengan Dus
Kalau unit masih fullset, pastikan IMEI di sistem sama dengan IMEI di dus. Jika berbeda, tanyakan alasannya ke penjual.
Kalau penjual tidak bisa menjelaskan dengan masuk akal, lebih baik cari unit lain.
2. Tampilan Fisik Rapi
Cek bagian body, frame, kamera, layar, tombol, dan port USB-C. Google Pixel original biasanya punya finishing yang rapi dan solid.
Waspadai jika ada celah body yang tidak presisi, bekas lem, kamera berembun, atau frame terlihat pernah dibuka.
3. Kamera Berfungsi Normal
Google Pixel dikenal karena kualitas kameranya. Jadi, kamera wajib dicek dengan teliti.
Coba gunakan kamera utama, ultrawide, telephoto jika ada, kamera depan, mode malam, video, dan autofocus. Pastikan tidak ada blur aneh, bintik hitam, kamera getar, atau hasil foto berembun.
Untuk kamu yang masih mempertimbangkan apakah Pixel layak dibeli, bisa baca juga artikel Google Pixel Worth It atau Tidak di 2026.
4. Layar Tidak Burn-in
Beberapa Google Pixel bekas bisa mengalami burn-in, terutama jika sebelumnya sering digunakan dengan brightness tinggi.
Cek layar dengan warna putih, hitam, merah, hijau, dan biru. Pastikan tidak ada bayangan permanen, garis, dead pixel, atau noda aneh.
5. Sinyal dan Internet Normal
Masukkan kartu SIM, lalu cek jaringan 4G atau 5G. Coba internet, telepon, SMS, hotspot, dan pindah mode jaringan.
Kalau unit mendukung eSIM, pastikan fitur eSIM bisa digunakan. Beberapa pengguna Pixel mungkin juga tertarik menggunakan eSIM, jadi penting untuk memastikan perangkat dan operator mendukungnya.
6. Tidak Terkunci Akun Google
Sebelum membeli Google Pixel second, pastikan akun Google pemilik lama sudah dihapus.
Caranya, lakukan factory reset di tempat dan pastikan setelah reset HP tidak meminta akun Google pemilik sebelumnya. Kalau masih meminta akun lama, sebaiknya jangan dibeli.
7. Model Sesuai dengan Seri yang Dijual
Cek model perangkat di menu About phone. Pastikan model tersebut sesuai dengan seri yang ditawarkan penjual.
Misalnya penjual mengatakan Pixel 8 Pro, tetapi di pengaturan ternyata modelnya berbeda. Ini jelas harus dicurigai.
Tips Aman Membeli Google Pixel Second atau Ex Inter
Agar tidak salah beli, berikut beberapa tips yang bisa kamu lakukan:
- Beli dari penjual terpercaya
Pilih toko yang punya reputasi baik, ulasan jelas, dan berani memberikan garansi. - Jangan tergiur harga terlalu murah
Harga yang terlalu murah sering kali punya risiko lebih besar. - Cek IMEI langsung di tempat
Jangan hanya minta screenshot. Cek sendiri lewat kode dial dan pengaturan. - Tes semua fitur penting
Kamera, layar, speaker, mikrofon, WiFi, Bluetooth, GPS, NFC, fingerprint, face unlock, dan charging wajib dicek. - Pastikan IMEI bisa digunakan di jaringan lokal
Masukkan kartu SIM dan coba internet langsung. - Cek riwayat servis jika memungkinkan
Tanyakan apakah unit pernah dibongkar, ganti LCD, ganti baterai, atau pernah kena air. - Minta garansi toko
Minimal ada garansi personal atau toko beberapa hari untuk memastikan unit aman.
Kalau kamu sedang membandingkan beberapa seri Pixel, kamu bisa membaca artikel Google Pixel 9 Pro: Spesifikasi, Fitur Keren dan Keunggulannya atau Google Pixel 9 Pro XL Performa Super dan Fitur Canggih.
Apakah Google Pixel Ex Inter Aman Dibeli?
Google Pixel ex inter bisa aman dibeli, asalkan kamu paham risikonya. Karena tidak semua unit ex inter bermasalah. Banyak juga unit yang kondisinya masih bagus, original, dan bisa digunakan normal.
Namun, kamu harus lebih teliti soal IMEI, jaringan, garansi, dan kondisi fisik. Berbeda dengan HP resmi Indonesia, unit ex inter biasanya tidak punya garansi resmi lokal.
Jadi, kalau kamu ingin membeli Google Pixel ex inter, pastikan penjual memberikan informasi yang jelas. Jangan ragu untuk bertanya soal asal unit, status IMEI, kondisi baterai, kelengkapan, dan garansi.
Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Cek IMEI Google Pixel
Banyak pembeli hanya mengecek IMEI dari dus, lalu langsung percaya bahwa HP tersebut original. Padahal, dus bisa saja tidak sesuai dengan unit.
Ada juga yang hanya melihat sinyal muncul, tetapi tidak mencoba internet dan telepon. Ini juga kurang aman karena sinyal muncul belum tentu semua fitur jaringan berjalan normal.
Kesalahan lainnya adalah tidak mengecek akun Google lama. Padahal, kalau perangkat masih terkunci FRP, HP bisa sulit digunakan setelah reset.
Jadi, jangan hanya cek satu hal. Gabungkan pengecekan IMEI, fisik, software, jaringan, dan akun Google agar lebih aman.
Cara cek IMEI Google Pixel original atau tidak bisa dilakukan melalui kode *#06#, menu Settings > About phone, dus, SIM tray, dan Google Find My Device. Setelah itu, cocokkan semua nomor IMEI yang tersedia.
Namun, IMEI bukan satu-satunya bukti bahwa Google Pixel original. Kamu tetap perlu mengecek kondisi fisik, layar, kamera, jaringan, baterai, akun Google, dan status IMEI di Indonesia.
Kalau ingin membeli Google Pixel second atau ex inter, jangan terburu-buru. Lebih baik cek dengan teliti daripada menyesal setelah membeli.
Google Pixel memang menarik, terutama karena kamera, Android bersih, dan update software. Tapi untuk pasar Indonesia, pembeli harus lebih hati-hati karena banyak unit yang beredar berasal dari impor atau second.
FAQ Cara Cek IMEI Google Pixel
Bagaimana cara cek IMEI Google Pixel?
Cara paling mudah adalah dengan mengetik *#06# di aplikasi telepon. Selain itu, IMEI juga bisa dicek melalui Settings > About phone, dus, SIM tray, dan Google Find My Device.
Apakah IMEI bisa membuktikan Google Pixel original?
IMEI bisa membantu mengecek identitas perangkat, tetapi tidak bisa menjadi satu-satunya bukti keaslian. Kamu tetap perlu mengecek kondisi fisik, software, kamera, layar, dan jaringan.
Kenapa IMEI Google Pixel harus dicek sebelum membeli?
Karena banyak Google Pixel yang beredar di Indonesia merupakan unit impor atau second. Dengan mengecek IMEI, kamu bisa memastikan identitas unit dan mengurangi risiko membeli HP bermasalah.
Apa risiko membeli Google Pixel dengan IMEI tidak aman?
Risikonya adalah HP tidak bisa menangkap jaringan operator, hanya bisa WiFi, sinyal bermasalah, atau tidak bisa digunakan secara normal dengan kartu SIM Indonesia.
Apakah Google Pixel ex inter aman dibeli?
Aman jika IMEI jelas, jaringan normal, kondisi unit bagus, dan penjual terpercaya. Namun, tetap ada risiko karena biasanya tidak memiliki garansi resmi lokal.
Apakah IMEI 1 dan IMEI 2 harus sama?
Tidak. Pada perangkat dual SIM atau yang mendukung eSIM, IMEI 1 dan IMEI 2 memang bisa berbeda. Yang penting adalah nomor tersebut sesuai dengan data perangkat dan bisa digunakan sesuai kebutuhan.