Sejak kecil pasti kita sudah faham mengenai istilah koperasi, karena memang sudah dijelaskan dan diajarkan secara langsung pada lingkungan sekolah, misalkan kita ingin membeli buku tulis atau pensil kita bisa membelinya dengan mudah di koperasi sekolah, dengan berkembangnya teknologi digital seperti sekarang ini koperasi diharapkan dapat melaju dengan pesat serta membantu kewirausahaan dan perkuat perekonomian bangsa Indonesia.

Perkembangan Koperasi

Koperasi adalah suatu organisasi atau badan usaha yang dimiliki serta dikelolal para anggotanya secara kekeluargaan agar dapat memperbaiki atau meningkatkan kehidupan ekonomi yang berlandaskan tolong menolong. Para anggota koperasi dapat dengan bebas keluar dan masuk dari badan usaha tersebut serta dapat memberikan aspirasi bersama. Sedangkan hasil yang didapat dari koperasi bisa dikelola untuk kemajuan kinerja koperasi dan juga dibagikan kepada anggota yang aktif.

Selain meningkatkan kesejahteraan ekonomi para anggotanya, koperasi memiliki banyak sekali peran penting dalam membantu tatanan pemerintahan, seperti halnya membantu pemerintah dalam mewujudkan kehidupan masyarakat yang adil dan makmur tidak lupa juga ikut memperkuat perekonomian rakyat Indonesia dalam rangka menjaga ketahanan perekonomian nasional.

Koperasi Digital Membantu Perkuat Perekonomian Bangsa

Berdasarkan tingkat dan luas daerah kerja, koperasi dibedakan menjadi 2, yaitu:

1. Koperasi Primer

Koperasi dengan minimal memiliki anggota sebanyak 20 orang.

2. Koperasi Sekunder

Koperasi sekunder adalah gabungan dari beberapa badan koperasi dan memiliki cakupan daerah kerja lebih luas dibanding koperasi primer. Koperasi sekunder terbagi menjadi tiga bagian lagi seperti koperasi pusat dengan anggota minimal 5 koperasi primer, gabungan koperasi dengan anggota minimal 3 koperasi pusat dan terakhir induk koperasi dengan anggota minimal 3 gabungan koperasi.

Sementara itu jenis-jenis koperasi menurut fungsinya terbagi menjadi 5 macam, yaitu:

1. Koperasi Produsen

Koperasi produksen terdiri dari pada anggota produsen yang menjual produk berupa barang dan juga bisa jasa. Koperasi ini menyediakan bahan baku dari anggota produsen dan menjual produk yang dihasilkan ke anggota maupun non-anggota dengan harga yang pas.

2. Koperasi Konsumen

Koperasi konsumen dibentuk untuk menyelenggarakan kegiatan usaha pelayanan penyediaan barang atau jasa bagi anggota maupun non-anggota, koperasi konsumen biasanya menjual berbagai macam kebutuhan sehari-hari.

3. Koperasi Jasa

Koperasi ini fokus pada penyelenggaraan kegiatan usaha pelayanan jasa kepada para anggota koperasi maupun masyarakat.

4. Koperasi Simpan Pinjam

Koperasi simpan pinjam seringkali disebut juga dengan koperasi kredit yang menjalankan usaha simpan pinjam bagi para anggota dalam jangka pendek dengan beberapa syarat dan bunga yang rendah.

5. Koperasi Serba Usaha (KSU)

Koperasi serba usaha menyediakan beberapa layanan campuran kepada para anggotanya. Misalkan selain menyediakan jasa simpan pinjam, koperasi ini juga menjual berbagai kebutuhan konsumen, jadi itulah yang disebut dengan koperasi serba usaha.

Koperasi Digital Perkuat Perekonomian Bangsa Indonesia

Peran Koperasi Digital

Saat ini penggunaan teknologi digital dalam koperasi masih sangat kurang, banyak dari koperasi masih mengandalkan sistem tradisional padahal banyak koperasi yang memiliki potensi untuk maju dan berkembang secara pesat namun tidak ditunjang dengan kemajuan teknologi digital yang handal dan efektif untuk mengelola anggota maupun pencatatan segala jenis transaksi.

Untuk proses tahap awal mungkin tidak terlalu rumit dalam pencatatan anggota maupun pembukuan transaksi, namun seiring bertambahnya jumlah anggota hal itu akan menjadi lebih kompleks, maka dari itu peran penting teknologi digital sangat diperlukan untuk menunjang perkembangan koperasi.

CoopRASI untuk Kemajuan Koperasi Digital

Seperti halnya coopRASI dari PT Sistim Digital Transaksi Indonesia (SDTI) hadir sebagai solusi untuk membuat koperasi digital maju dan berkembang bersama-sama, melalui fitur dan teknologi berbasis revolusi industri 4.0 yang digunakan diharapkan dapat memberi kemudahan bagi koperasi digital.

Dengan layanan berbasis cloud atau web base yang meliputi Core Cooperative System & Mobile Cooperative Application, coopRASI sangat membantu untuk menunjang kegiatan operasional dan bisnis antara pengelola dan anggota koperasi digital.

CoopRASI memiliki layanan terbaik yaitu coopRASI Mobile Application, dengan aplikasi ini setiap anggota dapat melihat saldo simpanan, pinjaman dan juga sisa hasil usaha melalui smartphone. Selain itu dapat melakukan transfer antar anggota koperasi digital.

Tidak hanya layanan coopRASI Mobile Application yang diberikan oleh SDTI melainkan juga kemampuan enterprise resource planning (ERP) secara lengkap sehingga di dalamnya terdapat modul purchasing, sales, inventory, hingga finance dan accounting.

Diharapkan dengan adanya aplikasi coopRASI, semua koperasi baik menengah maupu kelas atas dapat menikmati layanan tersebut dengan baik tanpa mengeluarkan biaya untuk membeli software dan hardware lagi, karena coopRASI dari SDTI mematok harga berdasarkan total valuasi koperasi itu sendiri.

Sudah seharusnya peran koperasi ikut serta memperkuat perekonomian bangsa ditambah dengan teknologi digital yang mampu mencatat semua alur pembukuan dan terintegrasi dengan baik menggunakan aplikasi tersebut. Jadi tidak ada lagi masalah transaksi finansial yang susah bagi koperasi.