Balik dari Gili Trawangan Lombok-Surabaya

Setelah 2 hari di gili trawangan, kami memutuskan untuk balik ke Surabaya, sebenarnya masih ingin berlama-lama disini akan tetapi uang sudah nipis jadi keburu balik aja. 😀 Awalnya sih ingin balik menggunakan kapal KMP Legundi Lombok-Surabaya, tapi jadwal keberangkatan masih lama yakni hari Kamis padahal saya disini sejak hari Sabtu, akhirnya memutuskan untuk memesan tiket pesawat dengan biaya Rp 336.000.

pelabuhan bangsal lombok

Balik dari gili trawangan pada pukul 11 siang menuju pelabuhan bangsal dengan tarif Rp 15.000, nah setelah sampai pelabuhan kami makan siang terlebih dahulu sambil mengecek salah satu aplikasi transportasi online sekitar 20 menit akhirnya dapat juga. Karena memang jarang sekali driver online di sini kecuali habis mengantar seseorang barulah kita akan mendapatkannya. Selain itu banyak transportasi lain seperti angkutan umum dan ada juga travel yang biayanya Rp 250.000.

pelabuhan bangsal lombok warung

Jika menggunakan jasa transportasi online kita hanya akan dikenakan biaya Rp 190.000 yang selisihnya cukup jauh dengan travel yang ada di sini. Kebetulan pengemudinya juga sangat ramah sekali, menawarkan tempat-tempat yang ingin dikunjungi sekalian arah menuju bandara, seperti mencari pusat oleh-oleh di daerah Mataram.

oleh oleh khas mataram

2 Jam sudah perjalanan dari pelabuhan bangsal menuju bandara Lombok dan di sini kami sebenarnya belum membeli tiket pesawat. 😀 Barulah mencari tiket di salah satu aplikasi online sambil ngopi di bandara dan akhirnya dapat juga keberangkatan pada jam 21:00 WITA. Cukup lama kami menunggu, tapi bersyukur juga karena bertemu banyak orang-orang jawa di sini terutama dari Surabaya, sampai ada juga yang menawarkan kerja. Awalnya suasana sepi jadinya rame banget ngobrol sana-sini dengan logat khas Surabaya cak cuk, sampai akhirnya tidak terasa sudah jam 20:00 WITA waktunya untuk check in dan menunggu keberangkatan pesawat.

Baca :  Pantai Molang Tulungagung

bandara udara lombok praya

Sampai juga di Surabaya pada jam 21:00 WIB tanpa ada delay, ada cerita menarik di bandara Surabaya ini, waktu tahun lalu saya memesan transportasi online masih mudah dengan mengaku-ngaku keluarga, tapi untuk saat ini sangat sulit karena memang sudah ada alat yang bisa mendeteksi aplikasi transportasi online di wilayah bandara. Misalkan ada yang menerima orderan di bandara pasti akan langsung didatangi petugas bandara, seperti cerita bapak driver pernah mengalami hal itu dan seluruh ban di gembosin, tapi beruntung sekali bapak driver tersebut masih pertama kali jadi masih ada toleransi sedikit, jika sudah sering atau disengaja maka selain di gembosin akan disuruh muter-muter parkiran bandara sampai seluruh ban hancur.